ads_hari_koperasi_indonesia_74

Permudah Perizinan, Jokowi Resmikan Layanan OSS Berbasis Risiko

Permudah Perizinan, Jokowi Resmikan Layanan OSS Berbasis Risiko

Jakarta, Hotfokus.com

Presiden Joko Widodo (Jokowi), resmi meluncurkan layanan Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko. Layanan ini merupakan penyempurnaan dari layanan perizinan OSS yang sebelumnya telah diluncurkan pemerintah dengan disertai perubahan secara signifikan terutama terkait dengan akselerasi dan kemudahan mengurus izin oleh pelaku usaha.

Jokowi mengapresiasi reformasi layanan perizinan yang dilakukan oleh Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Menurutnya melalui layanan ini akan semakin mempermudah para pelaku usaha dalam mendapat perizinan dan akan menghilangkan para pihak yang mencari keuntungan dalam pelayanan izin.

Dengan berbagai kemudahan dalam memberikan izin usaha, Jokowi yakin akan berdampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi baik di daerah maupun secara nasional.

“Pelaku usaha butuh layanan yang cepat, mudah dan nggak berbelit-belit. Jika ini bisa berjalan tentu dampaknya akan signifikan bagi pergerakan ekonomi nasional dan di daerah. Saya yakinkan pengusaha UMKM, investor agar bisa memanfaatkan layanan super mudah ini dengan sebaik-baiknya,” ucap Jokowi saat meresmikan layanan OSS Single Submission Berbasis Risiko di Kantor Kementerian Investasi/BKPM yang disiarkan secara live, Senin (9/8/2021).

Menurut Presiden, dalam layanan OSS Berbasis Risiko ini, hal yang fundamental adalah jenis izin yang dikeluarkan pemerintah akan disesuaikan dengan kriteria pemohon yang didasarkan pada skala usaha dan risikonya.

“Semakin rendah jenis usahanya maka perizinan akan semakin mudah seperti untuk sektor UMKM. Namun bagi perusahaan besar maka proses perizinan juga akan menyesuaikan lantaran akan ada potensi risiko yang besar dalam setiap pendirian usaha,” paparnya.

“Dengan paradigma perizinan berbasis risiko, jenis perizinan akan disesuaikan dengan risikonya. Ini tentu akan membuat iklim usaha di Indonesia semakin baik,” lanjut Jokowi.

Diakui bahwa sebenarnya tingkat kemudahan berusaha di Indonesia berdasarkan laporan dari Bank Dunia sudah berada dalam kategori mudah. Indonesia berada di urutan ke 73 dari 190 negara yang memberikan tingkat kemudahan mengurus izin usaha.

“Namun kemudahan ini perlu ditingkatkan lagi menjadu super mudah agar kepercayaan investor dan pelaku usaha terhadap Indonesia semakin meningkat,” ujarnya.

Demi memastikan layanan OSS Berbasis Risiko ini berjalan dengan baik hingga ke tingkat daerah, Jokowi berjanji akan memantau secara langsung ke depannya.

Hal ini dilakukannya agar layanan kemudahan perizinan tidak hanya berlaku pada saat peluncuran saja melainkan berlaku secara efektif setiap saat.

“Saya minta disiplin mengikuti kemudahan ini, saya akan cek langsung di lapangan apakah proses semakin sederhana apakah standarnya sama dan apakah biayanya lebih efisiens. Kemudian apakah layanan semakin cepat,” pungkas Jokowi.(DIN/RIF)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply