ads_hari_koperasi_indonesia_74

Komunitas Tanjung Priok Komitmen Dukung Pemberantasan Pungli

Komunitas Tanjung Priok Komitmen Dukung Pemberantasan Pungli

Jakarta, Hotfokus.com 

Komunitas Tanjung Priok yang terdiri dari operator pelabuhan hingga otoritas pelabuhan, menyatakan komitmennya untuk mendukung pihak berwenang dalam memberantas habis pungutan liar (Pungli) yang disebut kerap terjadi didalam maupun diluar kawasan pelabuhan.

Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, Capt. Wisnu Handoko mengatakan, kerap kali pemikiran masyarakat terkait pungli, tertuju pada proses bongkar muat atau operasional didalam pelabuhan. Padahal, kata dia, pungli yang terjadi justru lebih banyak berada di luar pelabuhan.

“Pungli bukan hanya kali ini terjadi, tapi sudah lama juga ada. Namun kami semua di Tanjung Priok berkomitmen untuk memberantas hal itu,” kata Capt. Wisnu Handoko, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (15/6/2021).

Sementara itu Dirut IPC/Pelindo II, Arif Suhartono menyatakan dengan kejadian yang terungkap ini (Pungli), dirinya justru merasa senang, karena hal itu dapat mendorong pihaknya untuk bisa bekerja lebih baik lagi.

“Padahal wilayah kami ini mulai dari gate 1 sampai 9, namun diluar itu kami selalu melakukan kerja sama dengan institusi terkait,” tegasnya.

Arif juga memastikan bahwa semua karyawan Pelindo II tak boleh meminta-minta. Jika terbukti tertangkap melakukan Pungli, maka dengan tegas akan dikeluarkan. “Itu menjadi komitmen kami untuk bersih dari hal-hal yang tak diinginkan,” tegasnya.

Arif juga minta jika ada Pungli atau yang merugikan pengguna jasa, silakan laporkan ke 081195115665.

Sementara itu, Aktivis Hukum Sosial Politik Nasional, Ferdinand Hutahaean meminta kepada seluruh pihak terkait untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan pungli tersebut. Terlebih, kata dia, pungli yang paling disorotnya yaitu pada sepanjang jalur distribusi, bukan didalam pelabuhan.

“Itu harus dikerjakan bersama antara pengelola pelabuhan dengan aparat Kepolisian. Tetapi yang paling penting disini yang harus diketahui masyarakat, titik-titik pungli ini dimana saja, target-target yang harus dibasmi pungli ini dimana saja, terutama kan pungli ini kan yang paling meresahkan para driver adalah pada jalur distribusi menuju pelabuhan dan keluar pelabuhan. Ini yang harus menjadi target utama pihak kepolisian untuk mengatasi,” ujar Ferdinand saat dihubungi, Selasa (15/6/2/21).

Ketimbang pungli yang disebut terjadi di dalam pelabuhan, aksi pungli dan premanisme diluar pelabuhan justru lebiheresahkan. Inilah yang kemudian harus dicarikan solusinya.”

Ferdinan Hutahaean

Mungkin saja didalam ada terjadi pungli, tetapi ini harus kita lihat dengan seksama apakah pungli ini menjadi sesuatu yang terstruktur dan sistematis. Kalaupun ada perilaku-perilaku oknum, ya saya mendesak kepada operator pelabuhan, Pelindo maupun JICT untuk menindak operator-operator yang bandel. Ini kita dukung,” pungkasnya. (SNU/RIF)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply