ads_hari_koperasi_indonesia_74

HARAPAN KOSONG, INVESTASI BODONG?

HARAPAN KOSONG, INVESTASI BODONG?

Oleh: Inas N Zubir
Mantan Wakil Ketua Komisi VI DPR-RI

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto, dengan sangat meyakinkan mengatakan bahwa Chevron Pacific Indonesia (CPI) telah menempatkan dana untuk investasi pada masa berpindah-pindah pengelolaan Blok Rokan dari CPI kepada Pertamina.

Agar Pernyataan tersebut menyatakan bahwa pernyataan tersebut tentang waktu lampau dan sudah dikerjakan atau dana-nya sudah di investasikan! Pertanyaan yang harus dijawab oleh Kepala SKK Migas adalah, dimana dana tersebut ditempatkan?

Ternyata narasi cantik dari Kepala SKK Migas tersebut diduga merupakan akak-bulus untuk memanfaatkan uang Negara demi kepentingan CPI, pasalnya adalah Dwi juga menambahkan bahwa penempatan dana investasi tersebut berasal dari pemerintah yang dihitung dari under lifting, dimana menurut Dwi juga bahwa akibat under lifting tersebut maka Pemerintah harus mengembalikan sejumlah dana kepada CPI dari Cost Recovery.

Hitung-hitungan under lifting ini yang mengacu pada Permenkeu No. 139 / PMK.02 / 2013 menentukan bahwa SKK mengajukan permintaan pembayaran berdasarkan pengangkatan kepada Dirjen Anggaran, Kementrian Keuangan, dan tentunya akan di pengungkit dulu oleh Dirjen Anggaran, dan juga ada yang tidak sesuai maka harus dikembalikan lagi kepada SKK Migas.

Proses ini akan membutuhkan waktu yang cukup panjang, bahkan ditengarai baru akanas di akhir tahun 2021, padahal serah terima Rokan dari CPI kepada Pertamina sudah didepan mata, yakni bulan Agustus 2021. Sehingga harapan Pemerintah agar investasi di masa berpindah demi menghindari tidak terjadi penurunan yang Sangat Hanya di blok Rokan, hanya tinggal harapan belaka, karena bisa kita duga bahwa investasi tersebut sama saja dengan investasi bodong. [•]

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply