ads_hari_koperasi_indonesia_74

Bantu Akselerasi Pemulihan Ekonomi, Kementerian PUPR Andalkan Program PKT

Bantu Akselerasi Pemulihan Ekonomi, Kementerian PUPR Andalkan Program PKT

Malang, Hotfokus.com

Pemerintah terus berupaya mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional (PEN) melalui berbagai program-program strategis. Salah satu yang diandalkan adalah program padat karya tunai (PKT) yang bertujuan untuk menyerap tenaga kerja sebanyak-sebanyaknya khususnya di bidang proyek infrastuktur. Pasalnya pandemi Covid-19 telah mengakibatkan banyak orang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) atau kehilangan mata pencaharian.

Sejalan dengan masifnya pembangunan infrastruktur meski di tengah pandemi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) turut andil dalam upaya penciptaan lapangan kerja melalui program PKT. Tahun 2021 ini khusus di Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian PUPR menargetkan dapat menyerap 15.225.029 Hari Orang Kerja (HOK). Alokasi anggaran yang disediakan yaitu Rp7,465 triliun. Sementara secara keseluruhan total anggaran alokasi anggaran PKT tahun 2021 sebesar Rp 23,24 triliun dengan total serapan tenaga kerja 1,23 juta orang.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menjelaskan program PKT bertujuan mendistribusikan dana hingga ke desa/ pelosok sehingga perekonomian di desa yang terdampak pandemi bisa pulih secara bertahap. Selain itu juga dalam rangka mendorong peningkatan daya beli masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pola pelaksanaan PKT tetap harus memperhatikan protokol physical & social distancing untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

“Program PKT Kementerian PUPR dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat/ warga setempat sebagai pelaku pembangunan, khususnya infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi,” kata Basuki beberapa waktu lalu.

Hingga awal Maret 2021 telah berhasil menyerap 714.268 HOK. Pekerjaan yang dilaksanakan secara padat karya dilakukan di seluruh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional/Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Ditjen Bina Marga yang mencakup penanganan ruas jalan nasional di seluruh Indonesia.

Sementara itu Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, Achmad Subki, menjelaskan pelaksanaan program PKT di Jawa Timur dan Bali tahun 2021 ini dianggarkan sebesar Rp511,66 miliar dengan target serapan tenaga kerja mencapai 7.459 orang pekerja.

“Hingga tanggal 7 April (2021) khusus untuk pelaksanaan PKT di Jawa – Bali bidang jalan dan jembatan realisasinya mencapai Rp160,06 miliar dengan total serapan kerja 6.207 pekerja,” kata Subki dalam media gathering Forum Wartawan Kementerian PU (Forwapu) di Malang Jawa Timur, Jumat kemarin (9/4/2021)

Dijelaskannya bahwa program PKT di Jawa Timur difokuskan untuk bisa menyerap tenaga kerja yang berkategori pengangguran, setengah menganggur dan miskin. Dengan upaya ini diharapkan kehidupan perekonomian mereka bisa terangkat dan bisa tetap bertahan di tengah situasi pandemi Covid-19.

Subki menegaskan pelaksanaan program PKT di wilayahnya tetap memiliki indikator khusus untuk memastikan pekerjaan yang dilakukan tetap memenuhi standar yang ditetapkan. Pasalnya dalam setiap pekerjaan terdapat pengawas untuk memastikan pekerjaan berjalan dengan baik serta berkualitas.

“Prinsip kegiatan memang menggunakan peralatan sederhana dan secara berkelompok namun tetap ada pengawas dalam setiap kelompok. Untuk pembayaran upah tidak kurang dari UMR dan dibayarkan langsung ke pekerja secara mingguan,” pungkas dia. (DIN/RIF)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply