ads_hari_koperasi_indonesia_74

Pemerintah Targetkan Biodiesel Sumbang 35 Persen Bauran EBT di 2021

Pemerintah Targetkan Biodiesel Sumbang 35 Persen Bauran EBT di 2021

Jakarta, Hotfokus.com

Pemerintah menargetkan biodiesel mampu berkontribusi sebanyak 35 persen dari bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) di 2021. Saat ini, porsi biodiesel sudah mencapai 30 persen dari target tersebut.

Direktur Bioenergi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Andriah Feby Misna mengatakan, target bauran biodiesel itu akan diperoleh melalui kebijakan B30 yang dijalankan saat ini.

“Diharapkan peran biodiesel bisa terus meningkat dalam pencapaian EBT,” ungkap Andriah dalam webinar tentang energi baru terbarukan Pertamina, Rabu (17/2/2021).

Pemerintah sendiri menargetkan bauran EBT bisa mencapai sebesar 23 persen pada 2025 mendatang. Hingga akhir 2020 lalu, capaiannya baru mencapai 11,5 persen.

Andriah mengatakan, realisasi penyerapan Fatty Acid Methyl Esters (FAME) yang dicampurkan ke dalam solar sebesar 30 persen atau biodiesel 30 persen (B30) pada 2020 mencapai sebesar 8,4 juta kilo liter (kl). Pemanfaatan biodiesel selama 2020 ini berdampak pada penghematan devisa sebesar USD2,64 miliar atau  setara Rp 38,04 triliun.

Disamping itu, kebijakan B30 juga eningkatkan nilai tambah dari produk minyak sawit mentah (CPO) sebesar Rp 10,36 triliun.

Pemerintah, kata dia, terus memperhatikan kualitas biodiesel ketika persentase pencampuran biodiesel ini ditingkatkan. Selain itu, kualitas infrastruktur berupa tangki penyimpanan juga diupayakan terus diperbaiki seiring dengan peningkatan persentase pencampuran biodiesel ini.

“Kita melakukan perbaikan dari spec biofuel-nya itu sendiri. Untuk pencampuran B30, ada beberapa parameter yang kemudian kita perketat,” pungkasnya. (SNU/RIF)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *