ads_hari_koperasi_indonesia_74

China Borong Produk Besi dan Baja Indonesia Tahun Lalu

China Borong Produk Besi dan Baja Indonesia Tahun Lalu

Jakarta, Hotfokus.com

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengapresiasi kinerja industri baja nasional yang mampu meningkatkan kinerjanya di tahun 2020 dengan capaian kenaikan ekspor. Salah satu negara tujuan utama dari ekspor produk besi dan baja nasional adalah ke China.

Tercatat pada tahun lalu jumlah ekspor besi dan baja nasional ke negeri Tirai Bambu itu tumbuh 46,84 persen year on year (yoy) menjadi USD10,8 miliar. Lebih dari 70 persen produk besi dan baja Indonesia diekspor ke Tiongkok. Pada 2020, komoditas besi baja menempati urutan ketiga pada ekspor nonmigas Indonesia dengan kontribusi sebesar 7 persen.

“Capaian ini cukup membanggakan mengingat sebelumnya Indonesia merupakan negara pengimpor besi dan baja,” kata Lutfi dalam pers briefing virtual, Jumat (29/1/2021).

Dijelaskan Lutfi bahwa Indonesia merupakan negara penghasil komoditas besi dan baja terbesar kedua di dunia setelah China. Tren ekspor secara kumulatif komoditas ini sejak 2016 tumbuh positif yaitu sebesar 54,6 persen.

Selain baja, produk perhiasan juga menjadi andalan ekspor Indonesia meski mayoritas ekspor bukan ke China. Produk perhiasan pada 2020 menempati urutan kelima pada ekspor nonmigas Indonesia dengan kontribusi sebesar 5,3 persen dengan nilai USD8,2 miliar. Hampir 80 persen produk perhiasan diekspor ke Singapura, Swiss, dan Jepang. Pertumbuhan ekspornya juga positif, yakni mencapai 24,21 persen (YoY).

“Perhiasan menjadi sektor penting karena merupakan sektor padat karya yang melibatkan banyak pengrajin dan usaha kecil menengah (UKM). Ekspor perhiasan yang maju menunjukkan besarnya kreativitas pengrajin Indonesia, termasuk juga dalam hal pemasarannya,” jelas Lutfi. (DIN/RIF)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply