Akumindo Dukung Pertamina Tingkatkan SDM Pelaku UMKM

Akumindo Dukung Pertamina Tingkatkan SDM Pelaku UMKM

Jakarta, hotfokus.com

Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) menyambut baik program PT Pertamina (Persero) memberikan pelatihan kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam rangka peningkatan Sumber Daya Manusia para UMKM di tengah masa pandemi virus Covid-19 saat ini.

“Akumindo sangat mendukung adanya program-program yang terkait dengan peningkatan SDM pelaku UMKM, tetapi akan lebih baik jika program pelatihan yang diberikan berdayaguna seperti misalnya menjual dan memanage via on line atau Digital Marketing,” kata Ketua Umum Akumindo, Ikhsan Ingratubun kepada wartawan di Jakarta pekan lalu.

“Kami juga menyambut baik berbagai program yang telah dilakukan BUMN Pertamina dalam membantu  UMKM selama masa pandemi ini mulai dari penyaluran dana modal usaha, hingga pendampingan bagi UMKM yang mencakup program pelatihan, mentoring dan coaching,” tambah dia.

Akumindo, kata Ikhsan, juga memberikan dukungan penuh kepada BUMN pada umumnya, khususnya kepada Pertamina untuk membantu UMKM dalam mengembangkan diri. “Ke depan UMKM harus lebih banyak mendapat tempat untuk misalnya mensuplai barang-barang yang dibutuhkan oleh BUMN khususnya Pertamina,” ujarnya.

Terkait bantuan permodolan secara bergilir melalui program kemitraan guna mendukung UMKM di tengah Covid-19 yang mencapai Rp 100 miliar menurutnya, hal itu  merupakan bagian dari Program Pemerintah melalui PKB. “Itu memang bagian dari program Pemerintah, tapi kami sangat mengapresiasi hal ini dan berharap makin banyak BUMN yang melakukan hal yang seperti yang dilakukan Pertamina ini,” pungkasnya.

Sementara Pertamina terus berkomitmen untuk mendukung, meningkatkan kapasitas dan mendorong kemandirian bisnis UMKM di Indonesia. Menurut VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman, upaya pengembangan dan kemandirian UMKM tersebut dilakukan Pertamina lewat CSR dan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). Di tahun 2019, Pertamina membangun 29 Rumah Kreatif BUMN (RKB) di berbagai daerah di Indonesia. Di mana RKB ini membawahi lebih dari 2.100 UMKM.

“Lewat RKB ini, kita ingin UMKM di Indonesia bisa meningkatkan knowledge dan bisnis mereka sesuai dengan perkembangan zaman. Bagaimana mereka bisa siap berkompetisi menjangkau pasar seluas-luasnya,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, Pertamina jua melakukan fasilitasi pemasaran Mitra Binaan melalui 24 pameran baik dalam dan luar negeri, serta mengadakan program pembinaan Mitra Binaan yang lebih sistematis sesuai dengan tahapan menuju Mitra Binaan naik kelas. “Selama 2019, Pertamina juga melakukan Program business matching serta perluasan pasar global dengan total penjualan mencapai Rp 11,92 miliar,” kata Fajriyah.

Untuk tahun 2020, di tengah pandemi Covid-19 yang menuntut diberlakukannya social distancing, banyak peluang usaha yang dilakukan bagi UMKM. Termsuk pemberian modal usaha yang akan disalurkan kepada 1.000 UMKM di beberapa wilayah Indonesia.

Menurut Fajriyah, paket Program Kemitraan ini berupa penyaluran dana modal usaha, Pendampingan bagi UMKM yang mencakup program pelatihan, mentoring dan coaching, yang tahapannya dilaksanakan secara berjenjang dan akan dimonitor perkembangannya ke masing-masing mitra binaan untuk menilai efektifitasnya.

Pinjaman tersebut, tambah Fajriyah, dilakukan secara bertahap. Tahap pertama disalurkan kepada UMKM yang langsung mendapat keuntungan karena Covid-19. Tahap kedua adalah kepada UMKM yang siap bangkit disaat Covid-19 selesai dan tahap ketiga untuk sektor lainnya yang bisa berkembang pada situasi normal.

“Melalui bantuan ini, Pertamina berharap UMKM memiliki kesempatan kembali dalam meningkatkan usahanya dan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk berdaya di tengah pandemi Covid-19 yang sedang melanda dunia,” terang Fajriyah.

Selain itu, Pertamina juga memberikan training online untuk membantu bisnis UMKM agar tidak jalan di tempat, sekaligus membuka wawasan dan pengetahuan para pelaku UMKM tentang cara mengembangkan usahanya di kala pandemi Covid-19.

Pelatihan-pelatihan tersebut merupakan bagian dari seri  Online Traning untuk Mitra Binaan Pertamina dan UMKM Rumah Kreatif BUMN (RKB) yang diselenggarakan setiap 2 mingguan selama himbauan Pemerintah terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan #dirumahaja.

Fajriyah mengatakan, pihaknya terus meningkatkan kapasitas mitra binaan Pertamina agar bisa bangkit pasca Covid-19. “Sebagai BUMN, Pertamina terus berkomitmen untuk membina dan mengembangkan UMKM sebagai sokoguru perekonomian bangsa agar terus adaptif dan inovatif dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi,” ujar Fajriyah.

Tidak hanya itu, Pertamina juga meluncurkan buku katalog mitra binaan unggulan berjudul “Pertamina SME 1.000” secara daring dalam Webinar bertajuk ‘Straegi UMKM Indonesia Bangkit Pasca-Corona’ beberapa waktu lalu.

“Buku  katalog ini  berfungsi sebagai media promosi yang cukup lengkap tentang beragam profil mitra binaan, produk unggulan serta metode pemasaran atau pemesanannya,” tukasnya.
Ia menambahkan, buku katalog ini dilengkapi narasi dan foto menarik sehingga menggugah konsumen untuk mengetahui lebih lanjut tentang produk, membeli serta memakai produk tersebut. “Buku katalog ini juga berfungsi sebagai media pertukaran informasi antar Mitra Binaan dalam memenuhi kebutuhan dalam berwirausaha atau business matching,” imbuh Fajriyah.

Pertamina, lanjut dia, juga membantu sejumlah mitra UKM binaannya untuk tetap bisa bertahan hidup di tengah pendemi Covid-19 dengan memberikan pekerjaan yang terkait kegiatan Pertamina Peduli Covid-19, mulai dari pembuatan wastafel portabel hingga pembuatan masker.

Selain itu, Pertamina juga membuat satu inovasi yang dinamakan Pinky Movement. Program ini merupakan bagian dari program pembiayaan dan pembinaan kepada UMKM yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan UMKM terutama bagi sektor yang bersentuhan langsung dengan rantai bisnis Pertamina. “Fokus utamanya adalah UMKM yang dalam menjalankan usahanya menggunakan produk LPG dari Pertamina serta pengusaha LPG 3kg,” lanjutnya.

Pinky Movement yang dijalankan ini tidak hanya sekedar bantuan permodalan tetapi juga langkah Pertamina untuk mengedukasi masyarakat agar menggunakan produk LPG yang lebih berkualitas dan sesuai dengan haknya. Edukasi ke masyarakat diperlukan agar program ini tidak hanya akan memberikan manfaat material bagi masyarakat tetapi juga mengubah mindset masyarakat agar lebih baik.(ral)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply