ads_hari_koperasi_indonesia_74

Terimbas Corona, Banyak Negara Alami Deflasi Pada Mei 2020

Terimbas Corona, Banyak Negara Alami Deflasi Pada Mei 2020

Jakarta, hotfokus.com 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto, menyatakan bahwa dampak covid-19 terhadap stabilitas ekonomi dunia sangat luar biasa. Salah satunya tercermin dari tingkat inflasi yang terjadi di berbagai negara di dunia. Menurutnya, banyak negara mengalami deflasi atau inflasi namun dalam tingkat yang rendah.

Suhariyanto mengatakan deflasi dan inflasi yang rendah ini menunjukkan daya beli atau permintaan mengalami penurunan yang tajam. Akibat permintaan yang turun sisi distribusi dan suplai juga ikut melemah akibat adanya berbagai kebijakan pembatasan sosial di berbagai negara termasuk Indonesia. Di Indonesia tingkat inflasi pada Mei 2020 sebesar 0,07 persen atau sangat rendah jika dibandingkan periode yang sama tahun-tahun sebelumnya.

Di negara lain seperti di Filipina terjadi deflasi sebesar 0,01 persen pada periode Mei 2020. Kemudian di Singapura juga mengalami deflasi sebesar 0,01 persen, Vietnam deflasi sebesar 1,5 dan China sebesar deflasi 0,9 persen. Hal ini menjadi bukti bahwa covid-19 benar-benar memukul banyak sektor di berbagai negara.

“Masing masing negara berupaya selamatkan negaranya dan selamatkan ekonominya di tengah harga komoditas dan minyak yang turun tajam. Itu semua merupakan rentetan dampak dari Covid-19,” ujar Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Selasa (2/6).

Selain akibat wabah corona yang membuat perekonomian sejumlah negara tumbang juga disebabkan oleh memanasnya hubungan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China. Hal itu membuat sebagian besar negara-negara mitra dagang dari kedua negara terkena imbasnya.

“Ii diperburuk dengan ekskalasi perdagangan China dan AS yang kembali memanas, banyak negara tumbuh melambat (pertumbuhan ekonominya) dan terjadi perlambatan inflasi,” pungkasnya. (DIN)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *