ads_hari_koperasi_indonesia_74

Marak Wabah Virus Corona, Kesempatan Sektor UMKM Genjot Penjualan 

Marak Wabah Virus Corona, Kesempatan Sektor UMKM Genjot Penjualan 

Jakarta, Hotfokus.com

Wabah virus corona telah memukul perekonomian global. Dalam situasi perekonomian yang tidak menentu seperti sekarang,  UMKM merupakan kekuatan penyangga ekonomi nasional. Bahkan di tengah kepanikan masyarakat internasional terkait corona, seharusnya sektor UMKM bisa ambil bagian untuk merebut pasar penjualannya baik domestik ataupun mancanegara.

“Dalam situasi ekonomi yang sedang terpukul, UMKM tampil sebagai tulang punggung dan menjadi andalan untuk menggerakkan ekonomi domestik. Kalau usaha-usaha besar pasti menunggu situasi membaik untuk pengembangan bisnis dan investasinya, beda dengan UMKM, usahanya harus tetap jalan, untung dikit nggak apa-apa. UMKM memang paling dinamis,” kata Menteri  Koperasi dan UKM Teten Masduki, Kamis (4/2) di Jakarta.

Ia menegaskan dalam situasi krisis, UMKM menjadi andalan dalam penyerapan tenaga kerja, mensubstitusi produk-produk konsumsi atau setengah jadi. Saat ini menjadi momentum agar masyarakat membeli dan mengonsumsi produk UMKM.  Masyarakat diminta tidak perlu panik kekurangan barang konsumsi, UMKM mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat.  Yang penting adalah daya beli masyarakat terjaga  dan kegiatan UMKM  terus menggeliat.

Teten menyampaikan UMKM, khususnya usaha mikro adalah bagian dari kegiatan ekonomi sehari-hari masyarakat yang berjalan untuk menunjang kehidupannya. Jumlah usaha mikro ini mendominasi skala usaha di Indonesia yang jumlahnya mencapai 63juta unit, sedangkan usaha kecil mencapai 783ribu unit.

Karena itu, pemerintah akan terus memastikan usaha mikro dan kecil tetap berjalan dan semakin kuat dalam kondisi perekonomian yang tidak menentu sekalipun.

Mendukung UMKM agar dapat menjadi penggerak ekonomi, pemerintah sudah merencakan akan mengeluarkan stimulus bagi UMKM. Dengan adanya stimulus diharapkan mendorong pertumbuhan UMKM yang berdaya saing dan memberi kontribusi yang makin besar bagi perekonomian nasional. (DIN/rif)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply