Jaring Minat Investor dan Pasar Ekspor Baru, Indonesia Bakal Ikut Expo 2020 Dubai

Jaring Minat Investor dan Pasar Ekspor Baru, Indonesia Bakal Ikut Expo 2020 Dubai

Tangerang, Hotfokuscom

Pemerintah terus berupaya menjaring minat investasi dari investor terutama dari asing. Untuk itu pemerintah bakal turut andil dalam Expo 2020 Dubai pada Oktober 2020 mendatang. Selain itu keterlibatan Indonesia pada Dubai Expo juga untuk mendorong ekspor ke negara-negara di Timur Tengah dan sekitarnya.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Dody Edward, mengatakan pemerintah dan swasta menyiapkan anggaran lebih dari Rp400 miliar untuk membangun Paviliun Indonesia pada Expo 2020 Dubai. Nantinya berbagai produk dan jasa unggulan Indonesia akan ditampilkan dalam paviliun tersebut. Selama 173 hari pemerintah bersama dengan stakeholder terkait akan menyuguhkan berbagai event termasuk bisnis forum dan bisnis matchin untuk menjaring investor dan mencari potensi pasar ekspor baru.

“Posisi paviliun kita sangat strategis dan modern. Kita tidak bisa sebut berapa target ekspor dan investasi yang bisa kita grab, tapi kita ciptakan image positif tentang Indonesia yang menjanjikan sehingga kedepan investasi dan pasar ekspor bisa masuk,” kata Dody saat peluncuran Paviliun Indonesia pada Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 di ICE BSD City, Tangerang Selatan, Jumat (18/10).

Dikatakannya dalam Expo 2020 Dubai nantinya akan diikuti oleh 190 negara dan dihadiri lebih dari 25 juta visitor dari seluruh dunia Banyaknya negara yang terlibat dinilai sangat strategis untuk menjaring minat investor dan mencari negara partner untuk menggenjot ekspor. Diharapkan target-target investasi yang ditetapkan pemerintah akan terpenuhi melalui expo tersebut. Selain itu defisit perdagangan yang selama ini terjadi juga dihaeapkan dapat diperbaiki melalui ajang bergengsi tersebut.

“Kita ajak seluruh stakeholder untuk harumkan nama Indonesia tentunya di dalam mengisi kegiatan selama 173 hari dengan kegiatan yang menarik sehingga bisa ada minat investor dan juga calon buyer dari berbagai negara untuk dijadikan partner perdagangan,” sambung Dody.

Saat ini tercatat sudah ada lima perusahaan yang telah akan terlibat dalam Paviliun Indonesia pada Expo 2020 Dubai. Kelimanya adalah PT Astra International Tbk [ASII] sebagai sponsor utama, kemudian PT Gajah Tunggal Tbk, Grup APRIL, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), dan Citarasa Prima (CRP) Group selaku pengelola restoran di Paviliun Indonesia. WIKA sendiri ditetapkan sebagai kontraktor pemenang yang akan membangun paviliun Indonesia yang modern dan futuristik.

Dody menyatakan beberapa sektor unggulan yang bisa ditawarkan kepada calon mitra dagang dan investor di expo tersebut adalah sektor otomotif, sektor konstruksi, dan industri kreatif. Menurutnya tiga sektor ini dianggap prospektif dan terbukti bisa go internasional. Namun begitu pemerintah tidak menutup kemungkinan untuk mempromosikan sektor-sektor lain seperti pariwisata, UMKM berbasis ekspor dan lainnya.

“Yang akan diunggulkan seperti industri jasa konstruksi, sektor berbasis komoditi, sektor otomotif. Jadi kita akan memanggil pelaku usaha di sektor – sektor itu misal dari otomotif apakah dari pelaku usaha bannya, pelaku usaha accu atau aksesorisnya,” pungkas Dody.

Sementara itu di tempat yang sama Duta Besar Indonesia untuk Uni Emirat Arab, Husin Bagis, menambahkan bahwa dengan adanya expo tersebut, Indonesia akan mendapatkan benefit seperti potensi pertumbuhan wisatawan mancanegara asal United Arab Emirate (UAE). Menurutnya jumlah wisman asal UAE yang berkunjung ke Indonesia saat ini baru sekitar 100 ribu wisman.

Apabila pemerintah berhasil mempromosikan Indonesia melalui paviliun dalam expo tersebut, potensi lonjakan wisman asal UAE yang akan berkunjung ke Indonesia bisa mencapai 500 persen. Syaratnya Indonesia harus aktif dan kreatif dalam mempromosikan sektor wisata Indonesia.

“Selama ini ekspor kita ke UAE sekitar USD1,5 miliar dolar kita impor dari UAE USD2 juta dolar, jadi kita defisit setengah miliar dolar. Dengan Dubai expo ini kita bisa tekan defisit itu, syukur-syukur bisa surplus nantinya,” papar Husin. (DIN/rif)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply