ads_hari_koperasi_indonesia_74

Kinerja Reksadana Terdongkrak Fintech

Kinerja Reksadana Terdongkrak Fintech

Jakarta, hotfokus.com

Industri reksadama menunjukan pertumbuhan yang signifikan terutama selama beberapa tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2018, total dana kelolaan reksadana mencapai Rp505 triliun, nilai ini meningkat 2 kali lipat dibandingkan aset under management atau AUM tahun 2014 senilai Rp242 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen mengatakan, dalam periode yang sama, jumlah produk reksadana yang diterbitkan manager investasi meningkat dua kali lipat, dari sebelumnya 895 produk di tahun 2014 menjadi 2.098 produk di akhir 2018.

Sedangkan jumlah investor individu atau single investor identification (SID) reksadana juga meningkat signifikan atau 3 kali lipat dari sebelumnya sebanyal 320 ribu SID pada 2014 menjadi 995 ribu SID di tahun 2018.

“Meskipun peningkatan investor reksa dana kita cukup menggembirakan, namun jumlahnya masih jauh dari potensi jumlah investor domestik yang sangat besar, papar Hoesen, di BEI, Selasa (22/01).

Menurut Hoesen, perkembangan teknologi finansial secara global dinilai menjadi salah satu pendorong positif industri reksadana di Indonesia, meski dilihat dari sisi populasi, peluangnya masih sangat lebar.

“Sebagai gambaran kasar, dibandingkan dengan total populasi rata-rata kelas menengah Indonesia yang mencapai 2,5% dari total populasi, jumlah investor reksa dana ini baru mencapai 1,8%. Sementara jika dibandingkan dengan total penduduk Indonesia jauh lebih kecil lagi yakni 0,4% saja,” pungkasnya.(SA)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *