ads_hari_koperasi_indonesia_74

Tiket Mulai Rp 99 Ribu, Sriwijaya Air Group Gelar Crazy Price

Tiket Mulai Rp 99 Ribu, Sriwijaya Air Group Gelar Crazy Price

Jakarta, hotfokus.com

Maskapai penerbangan Sriwijaya Air Group kembali menggelar Sriwijaya Travel Fair dalam ajang Big Bang Jakarta 2018.

Event ini akan berlangsung selama 12 hari mulai 21 Desember sampai dengan 1 Januari 2019 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat.

Sama seperti sebelumnya, pada ajang Sriwijaya Travel Fair kali ini Sriwijaya Air Group masih akan memberikan penawaran menarik seperti Crazy Price untuk tiket penerbangan ke seluruh rute domestik miliknya.

Di antaranya Jakarta-Lampung mulai dari Rp. 99 ribu, Jakarta-Labuan Bajo mulai dari Rp. 448 ribu dan Jakarta-Denpasar mulai dari Rp. 249 ribu. Penawaran harga tersebut belum termasuk pajak dan lainnya.

“Kami berharap hadirnya Sriwijaya Travel Fair ini bisa kembali meramaikan event Big Bang Jakarta seperti di akhir 2017 lalu serta menjawab penantian seluruh pelanggan kami akan hadirnya Sriwijaya Travel Fair,” ucap Senior Manager Corporate Communications Sriwijaya Air Group, Retri Maya.

Maya menambahkan, penawaran Crazy Price Sriwijaya Air Group tersebut hanya akan berlaku selama berlangsungnya event Big Bang Jakata 2018 tersebut. Nantinya tiket yang akan disediakan memiliki periode penerbangan hingga 30 April 2019. “Ini sebagai bentuk apresiasi kami dalam memberikan kemudahan kepada seluruh pelanggan,” terang Maya.

“Meski hanya 12 hari, tiket yang disediakan berlaku hingga April 2019 mendatang. Dengan begitu pelanggan tidak perlu khawatir karena masih punya banyak waktu untuk mengatur jadwal penerbangannya,” lanjutnya.(ert)

Jiwasraya Mampu Bereskan Masalah Pembayaran Polis

Jakarta, Hotfokus.com

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meyakini PT Asuransi Jiwasraya (Persero) bisa menyelesaikan keterlambatan pembayaran polis yang sedang membelitnya saat ini.

Deputi Bidang Jasa Keuangan, Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan, sejauh ini manajemen Jiwasraya tengah menjalankan transformasi bisnis demi memperkuat perusahaan, termasuk juga merumuskan sejumlah solusi untuk menyelesaikan segala kewajibannya kepada nasabah.

“Manajemen Jiwasraya memiliki komitmen yang teguh untuk menyelesaikan masalah dan tantangan. Dan kami punya solusi untuk hal itu, hanya saja memang butuh waktu,” kata Gatot di Jakarta, Jumat (21/12).

Untuk itu, Kementerian BUMN tengah mendorong sinergi BUMN guna menggali potensi costumer base yang bisa dimanfaatkan Jiwasraya supaya meningkatkan pendapatan.

Gatot menilai, costumer base dari sinergi BUMN dinilai bisa dioptimalkan untuk mempercepat pemulihan Jiwasraya. “Seiring dengan itu, manajemen Jiwasraya juga mengembangkan digitalisasi untuk meningkatkan pelayanan, penjualan dan efisiensi, sehingga produk asuransinya bisa lebih menarik,” ujar Gatot.

Selain itu, Jiwasraya juga tengah melakukan optimalisasi aset yang selama ini dinilai masih kurang produktif.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hexana Tri Sasongko menyatakan pihaknya akan memprioritaskan penyelesaian pembayaran polis produk ‘JS Saving Plan’, yang telah memasuki masa jatuh tempo. Penyelesaiannya akan dilakukan bertahap mulai Kuartal II 2019 dan ditargetkan selesai paling lambat pada kuartal II 2020.

“Sebagai win win solution strategy, ada opsi pembayaran bunga di muka sebesar 7 persen untuk yang melakukan roll over (perpanjangan). Alhamdulilah respon dari nasabah dan bancassurance sangat positif karena Kami lakukan pendekatan secara intens kepada nasabah dan mitra kami untuk bisa jelaskan secara clear,” kata Hexana.

Hexana juga meminta agar pemegang polis Proteksi Plan Jiwasraya bisa bersabar sambil menunggu langkah strategis yang sedang diupayakan manajemen.

“Kami siap mendengar masukan nasabah dan bank mitra karena mereka adalah mitra dan sahabat kami. Kami minta pengertian karena semua sedang diproses,” pungkasnya.(ert)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply