Kemenpar Permudah Akses Destinasi Wisata Sepanjang Tol Trans-Jawa

Kemenpar Permudah Akses Destinasi Wisata Sepanjang Tol Trans-Jawa

Jakarta, Hotfokus.com

Pemerintah berupaya mempermudah akses ke berbagai destinasi wisata di sepanjang Tol Trans-Jawa untuk mendukung mobilisasi berlibur selama Natal dan Tahun Baru.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata Guntur Sakti di Jakarta, Sabtu, mengatakan pemerintah mendorong masyarakat untuk berwisata di destinasi-destinasi potensial di sepanjang Tol Trans-Jawa menyambut libur Natal dan Tahun Baru.

“Kami sudah menyiapkan itu dan sudah berkoordinasi dengan Pemda, pelaku industri pariwisata, pengelola destinasi pariwisata di dekat-dekat pintu tol agar bersiap,” katanya.

Di sejumlah pintu tol juga, kata Guntur, sudah disiapkan papan-papan informasi yang mengiklankan destinasi wisata setempat.

Guntur menganggap upaya itu signifikan untuk dilakukan sebagai langkah mobilisasi wisatawan nusantara.

“Perlu kerja ekstra karena kinerja dan target pariwisata tahun ini bisa saja terganggu akibat beberapa bencana seperti di Lombok, Palu, termasuk kecelakaan pesawat terbang,” katanya.

Hal itu, kata dia, sangat mungkin mempengaruhi target kinerja pariwisata Indonesia sehingga perlu upata khusus untuk mendongrak potensi pariwisata dari ceruk pasar lain.

Menurut dia, rpembangunan Tol Trans-Jawa dan pengoperasiannya di akhir tahun menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan kinerja sektor pariwisata Tanah Air.

Sebelumnya Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan pihaknya akan mulai mengembangkan konsep “nomadic tourism” di sepanjang jalur tol Trans-Jawa sebagai upaya mempromosikan destinasi potensial di setiap wilayah yang dilalui.

Konsep nomadic tourism menjadi salah satu andalan Arief Yahya sebagai solusi sementara untuk selamanya dalam hal pengembangan destinasi karena dinilai relatif cepat pengembangan dan pembangunannya.

Khusus di Trans-Jawa, ia ingin kaum milenial sebagai salah satu segmen potensial untuk dimobilisasi di sektor pariwisata akan menjadi sasaran dalam program tersebut.

Ia berpendapat, “nomadic tourism” sangat efektif untuk memobilisasi generasi milenial untuk berwisata.

“Nomadic tourism” atau wisata berpindah adalah segala aktivitas atau bisnis yang terkait gaya hidup dan budaya berpindah-pindah seperti menggunakan “glamp camp”, “home pod”, dan caravan sebagai fasilitas akomodasi.(ERT)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply