ads_hari_koperasi_indonesia_74

Konsumsi Pertalite Sulsel 2017 Naik 197 Persen

Konsumsi Pertalite Sulsel 2017 Naik 197 Persen

Jakarta, hotfokus.com

Konsumsi Pertalite di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) pada periode tahun 2017 naik hingga 197 persen. Sementara konsumsi Pertamax mengalami peningkatan sekitar 38 persen.

Menurut Unit Manajer Komunikasi dan CSR PT Pertamina MOR VII M Roby Hervindo, pada tahun 2016 konsumsi Pertalite Sulsel baru mencapai 104,6 ribu Kilo Liter (KL), namun tahun 2017 konsumsinya meningkat menjadi 310.600 KL.

“Tren kenaikan konsumsi juga terlihat pada produk Pertamax. Konsumsi Pertamax Sulsel pada 2016 sebesar 37.300 KL meningkat hingga 51.400 KL pada 2017 atau meningkat 38 persen,” katanya kepada hotfokus.com via pesan singkatnya, Rabu (14/092/2018).

Di sisi lain, kata dia, konsumsi bahan bakar bersubsidi, Premium mengalami penurunan hingga 19 persen. Jika pada tahun 2016 konsumsi Premium sebesar 942.800 ribu KL, maka pada tahun 2017 konsumsinya menurun hingga 765.300 KL. “Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat sudah mulai beralih mengkonsumsi bahan bakar yang berkualitas,” ucapnya.

Menurut Roby, meski mengalami peningkatan yang cukup signifikan, secara volume konsumsi Premium masih jauh lebih besar dibanding konsumsi Pertalite dan Pertamax.

Ia menambahkan, meskipun dari sisi harga Pertalite dan Pertamax lebih mahal dibandingkan Premium, namun dari sisi jarak tempuh lebih efisien. “Perbandingannya, 1 liter Premium untuk 11 km, sementara Pertalite 13 km, dan Pertamax 14 km,” tukasnya.

Masih menurut Roby, penggunaan Pertalite dan Pertamax juga lebih baik untuk perawatan mesin dan lebih ramah lingkungan karena tidak mengandung timbal. “Kita berharap ke depan, konsumsi bahan bakar berkualitas akan terus meningkat,” pungkasnya.(RAL)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply