Kursi Direktur Pemasaran Pertamina Untuk Pejabat Karir

Kursi Direktur Pemasaran Pertamina Untuk Pejabat Karir

Jakarta, hotfokus.com

Mantan Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Ugan Gandar mengatakan, Dektorat Pemasaran dan Niaga Pertamina memilik peran sangat penting yang secara langsung membantu peran pemerintah dalam mendistribusikan bbm dan elpiji.

“Ini merupakan tugas yang teramat berat bagi pekerja Pertamina Pemasaran. Karenanya perlu adanya rasa kebersamaan dan ikatan emosional yang sangat kuat antara  pekerja dengan pimpinan Pertamina yang ada termasuk dengan Direkektur Pemasarannya,”  katanya di Jakarta, Kamis.

Sejak dulu, kata dia, kursi Direktur Pemasaran selalu diisi oleh pekerja karir di pemasaran yang berkarir sejak memimpin wilayah sebagai GM hingga ke jenjang SVP.

“Jenjang karir ini harusnya diperhatikan oleh Menteri BUMN sehingga pekerja Pertamina Pemasaran akan termotivasi untuk all out bekerja dan mengabdi bagi negeri dengan harapan bisa menduduki posisi tertinggi di lingkungan Direktorat pemasaran,”  tambah Ugan Gandar yang dikenal sebagai salah satu pejuang blok Mahakam ini.

Ia menambahkan, sekecil apapun isu di pemasaran bisa mempengaruhi kinerja para pekerja pemasaran. Karena knya pemerintah harus memperhitungkan hal ini dengan tetap mempertahankan pola promosi di pemasaran dengaķn mengisinya dengan orang2 karir murni pemasaran.

“Program BBM Satu Harga dan kelancaran distribusi BBM serta elpiji jangan sampai bermasalah hanya karena penempatan direktur Pemasaran dengan orang non karir. Menteri p dan presiden perlu mempertimbangkan hal ini,” pungkasnya. (ral)

1 comment

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

1 Comment

  • Marciano
    January 22, 2018, 5:17 pm

    Sepertinya kurang tepat kalau pekerja karir yang menempatin direktur pemasaran akan membuat Pertamina akan lebih baik. Biasanya dipemasaran orang lama yang berkarir di Pertamina sering tersandra dengan riwayatnya selama berkerja di perusahaan tersebut, tetapi kalau orang karir yang bersih mukin saja bisa, tetapi apa mungkin?. Sehingga untuk membuat suatu terobosan terubosan baru akan sangat sulit.

    REPLY