ads_hari_koperasi_indonesia_74

Bamsoet Uraikan ‘Senayan Pelangi Indonesia’

Bamsoet Uraikan ‘Senayan Pelangi Indonesia’

JAKARTA — Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menegaskan, perbedaan politik yang tajam perlu disingkirkan agar terbuka peluang kerja sama yang harmonis. Itulah salah satu pesan Bamsoet, sapaan akrab Bambang, dalam pidato perdana sebagai Ketua DPR RI di hadapan Rapat Paripurna DPR, Senin (15/1).

Bamsoet juga mengatakan, jabatan yang diembannya merupakan amanat untuk merealisasikan kemajuan dan kesejahteraan negeri, dengan melibatkan elemen politik.

Pidato Bamsoet diberi judul Senayan Pelangi Indonesia, dilakukan usai dilantik dan disumpah Ketua Mahkamah Agung, Hatta Ali.

Menurut Bamsoet dalam pidatonya, DPR RI harus menjadi simbol dan cita-cita ideal Bangsa Indonesia. “Walaupun harus diakui bahwa selama ini, idealisasi semacam itu masih terasa jauh, namun kita tidak boleh berputus asa. Kita menyadari bahwa kaum politisi di lembaga terhormat ini masih sering dikritik dari kiri dan kanan. Semua ini harus kita terima dengan besar hati dan kita jadikan tekad untuk berbuat yang lebih baik lagi,” ucapnya.

Ke depan, lanjutnya, DPR harus menjadi lembaga yang representatif, harmonis, sekaligus produktif. Dengan begitu, demokrasi berkembang dengan matang. DPR, katanya, juga merupakan simbol kemajemukan masyarakat Indonesia.

“Di sinilah kita bertemu dengan semua spektrum politik kebangsaan kita. Kita harus merawat keragaman ini, sambil berupaya agar masyarakat Indonesia yang diwakilinya mampu untuk terus melangkah mengejar kemajuan bersama,” tuturnya penuh keyakinan.

Ditambahkannya, DPR sekarang adalah DPR di zaman now yang selalu menjadi sorotan. Pergerakan zaman perlu diikuti sekaligus mengadopsi tuntutan zaman baru. Mantan wartawan itu mengimbau agar semua elemen terutama di DPR, tak tenggelam dalam zaman yang sudah lewat.

“Dalam waktu sisa jabatan yang tidak terlalu lama, saya juga akan berupaya memperkuat fungsi dasar DPR RI, yaitu legislasi, pengawasan, dan anggaran. Ketiga fungsi ini harus berjalan seiring dan saling mendukung,” komitmennya di hadapan Rapat Paripurna.

Di akhir pidatonya, Bamsoet menyampaikan salam tiga jari yang dia sebut ‘lapangan kerja, sembako, dan rumah terjangkau’ sebagai tujuannya berada di gedung parlemen ini. Ucapan terima kasih ia sampaikan kepada semua Ketua Fraksi di DPR dan juga Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang ikut hadir menyaksikan pelantikan ini. (kn)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply