ads_hari_koperasi_indonesia_74

Jokowi : Untung Ada PDIP

Jokowi : Untung Ada PDIP

JAKARTA — Usia 45 tahun membuat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) makin dewasa sebagai partai yang tumbuh berkembang bersama wong cilik serta memegang teguh cita-cita pendiri bangsa.

Saat menyampaikan sambutan dalam acara Peringatan HUT ke-45 PDI Perjuangan di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (10/1) siang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga mengatakan bahwa selama 45 tahun pula partai berlambang banteng moncong putih telah melalui berbagai rintangan berat.

Sebaliknya perjalanan sepanjang 45 tahun makin mengokohkan PDI Perjuangan sebagai partai yang meneruskan kiprah besar Bung Karno, memperkokoh Bhinneka Tunggal Ika serta memegang teguh ideologi bangsa Indonesia, yakni Pancasila.

“PDI Perjuangan telah membesarkan banyak tokoh lokal maupun nasional, menyumbangkan berbagai gagasan pembangunan, bekerja nyata untuk bangkitnya Indonesia Raya,” cetus Presiden.

Ia juga menambahkan PDI Perjuangan adalah pendukung penting visi dan pembangunan Indonesia Sentris, pendorong terwujudnya poros maritim dunia, dan pendukung pelaksanaan Nawa Cita di seluruh Nusantara.

“Indonesia juga beruntung memiliki PDI Perjuangan yang merupakan gambaran kebhinekaan Indonesia yang ke-Tunggal Ika-annya selalu memperkuat semangat persatuan Indonesia, yang selalu mendukung perjuangan melawan kemiskinan, melawan keterbelakangan, dan melawan ketimpangan,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden mengingatkan bahwa semangat gotong royong menyebabkan hingga saat ini PDI Perjuangan tetap kokoh, karena gotong royong pula membuat semua pihak di tubuh partai dapat bersatu dalam barisan.

“Gotong royong-lah yang membuat kita yakin bahwa kita akan mampu berjuang untuk satu tujuan mulia, gotong royong-lah yang membuat kita yakin bahwa PDI Perjuangan akan terus-menerus menjadi wajah perjuangan rakyat Indonesia,” tambah Presiden.

Namun Presiden mengingatkan perjuangan belum berakhir dan tugas sejarah masih berlanjut. “Indonesia harus menjadi negara maju, Indonesia harus terbebas dari kemiskinan, Indonesia harus menjadi negara pemenang, Indonesia harus berperan dalam kepemimpinan dunia,” tutur Presiden dengan lantang.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden sampaikan bahwa semua harus terus fokus bekerja untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengurangi ketimpangan, dan menurunkan angka kemiskinan.

“Kita tidak boleh berhenti bekerja untuk menghadirkan Pancasila, kita harus terus-menerus menjaga persatuan Indonesia di tengah pilihan dan kerja sama politik yang berbeda-beda. Kita harus bekerja keras untuk menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tambah Presiden.

Di akhir sambutan, Presiden sampaikan bahwa peran kader PDI Perjuangan semua sangat dibutuhkan dan dinantikan. “Kita ditunggu untuk bergotong-royong bersama rakyat untuk mewujudkan keadilan sosial, untuk membumikan Pancasila di Bumi Pertiwi, untuk membuat ideologi betul-betul bekerja dan dirasakan oleh rakyat,” pungkas Presiden.

Acara kali ini turut dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-11 Boediono, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, dan sejumlah Menteri Kabinet Kerja. (kn)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply