ads_hari_koperasi_indonesia_74

Niat Maju Pilkada, Khofifah Belum Mundur

Niat Maju Pilkada, Khofifah Belum Mundur

KUPANG — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku belum juga menerima surat pengunduran diri Khofifah Indar Parawansa sebagai Menteri Sosial. Presiden mengatakan hal itu saat menjawab pertanyaan wartawan tentang Khofifah yang memutuskan untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur.

Karena belum menerima surat pengunduran diri, Presiden mengatakan belum dapat memutuskan apa-apa terkait Khofifah. Kepada wartawan Presiden menegaskan akan mengambil sikap setelah surat pengunduran diri diterimanya.

“Suratnya nanti sampai ke meja saya nanti saya putuskan ya,” kata Presiden Jokowi menjawab wartawan usai memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (8/1) siang.

Tidak saling menjelekkan

Terkait pelaksanaan Pilkada serentak di 171 daerah, Presiden Jokowi mengingatkan, bahwa demokrasi di Indonesia ini harus mencerminkan kesantunan dengan tidak saling menjelekkan dan saling cela. Menurut Presiden kesantunan merupakan karakter khas Indonesia.

“Karakter-karakter itu yang perlu terus kita tumbuhkan,” ujar Presiden.

Untuk itu, Presiden Jokowi mengimbau agar dalam Pilkada tidak terjadi black campaign.

“Kampanye hitam, itu harus betul-betul kita hilangkan dari proses-proses demokrasi kita,” tegas Kepala Negara.

Menurut Kepala Negara, antar kandidat sebaiknya saling adu prestasi, adu rekam jejak, adu track record, adu ide, adu gagasan, adu program, adu rencana-rencana.

“Sekali lagi demokrasi kita harus mencerminkan karekter kita, karakter bangsa Indonesia yang ramah, sopan dan santun, penuh kesantunan, itu,” tuturnya. (kn)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply