Pendiri HMI Akan Jadi Pahlawan Nasional

Pendiri HMI Akan Jadi Pahlawan Nasional
JAKARTA — pendiri  Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Prof Lafran Pane, akan ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional oleh Presiden Joko Widodo. Penetapan itu akan dilakukan pada Kamis (9/10) atau Jumat (10/11).
Prof Lafran Pane diusulkan mendapat gelar Pahlawan Nasional oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI). Jejak perjuangan lelaki kelahiran Kabupaten Tapanuli Selatan pada 5 Februari 1922 itu telah diuji kesahihannya di 27 kampus se Indonesia. Lafran Pane wafat pada 25 Januari 1991.
“Presiden menyampaikan bahwa Profesor Lafran Pane memang layak menjadi Pahlawan Nasional dan Insya Allah pada tanggal 9 atau 10 November Presiden Jokowi akan menganugerahkan gelar itu kepada Profesor Lafran Pane,” papar Mahfud MD, Ketua KAHMI dalam keterangan pers setelah bersama pengurus organisasi itu menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (3/11).
Kehadiran pengurus KAHMI ke Istana Merdeka, menurut Mahfud MD, dimaksudkan untuk melaporkan rencana penyelenggaraan Musyawarah Nasional KAHMI, di Medan, Sumatra Utara, pada 17 dan 18 November mendatang.
“Kami mengundang Presiden Jokowi karena kami sangat berharap acara kami dapat dikunjungi oleh seorang Kepala Negara,” ujar Mahfud.
Presiden Jokowi, lanjut Mahfud, menyatakan Insya Allah akan hadir membuka Munas KAHMI  tanggal 17 November 2017 di Medan, Sumatera Utara, yang akan dihadiri oleh sekitar 1.400 utusan dari seluruh Indonesia.
Selain Mahfud MD, tokoh KAHMI yang hadir dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (3/11) siang, antara lain Akbar Tanjung. Sementara Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Akbar Tanjung. (kn)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply