ads_hari_koperasi_indonesia_74

PLN Terangi Desa Terpencil di NTT

PLN Terangi Desa Terpencil di NTT

Jakarta, hotfokus.com

PLN menerangi desa terpencil di Nusa Tenggara Timur (NTT)  dengan menghadirkan stasiun pengisian listrik dam alat penyimpanan daya.

General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Timur, Agustinus Jatmiko, menegaskan upaya itu dilakukan  sebgai program sosial PLN  Peduli.

“Program ini merupakan bagian dari program PLN Peduli. Pemanfaatan SPEL dan APDAL ini merupakan solusi untuk menerangi desa-desa yang masih gelap gulita dan sulit untuk dijangkau,” kata  Agustinus Jatmiko, Kamis (4/2).

WhatsApp Image 2021-02-04 at 13.02.21

Menurutnya, PLN terus melakukan inovasi demi menghadirkan listrik ke wilayah 3T (Terdepan, Tertinggal, Terluar). Salah satunya dengan menghadirkan Stasiun Pengisian Energi Listrik (SPEL) di Desa Kabanda, Kecamatan Ngadu Ngala, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi NTT.

Agustinus Jatmiko menambahkan, melalui program PLN Peduli juga diberikan bantuan berupa Alat Penyimpanan Daya Listrik (APDAL) kepada 161 Kepala Keluarga di desa tersebut. Total biaya pembangunan SPEL dan penyediaan APDAL untuk menerangi masyarakat Kabanda mencapai Rp 1,7 miliar.

APDAL. Katanya,  yang merupakan alat penyimpan energi listrik berbasis baterai dengan kapasitas Watt hour (Wh) yang dapat di isi ulang pada SPEL. Untuk di Kabanda ini, APDAL memanfaatkan sinar matahari melalui panel surya sebagai sumber energi.

“Jadi potensi energi yang ada di lokal kita manfaatkan sebaik mungkin, ini yang akan terus kita dorong,” tandas Jatmiko.

Dijelaskan, APDAL yang telah terisi oleh listrik selanjutnya dapat disambungkan di instalasi listrik milik pelanggan dengan 3 buah lampu dan 3 buah saklar. APDAL bisa diisi ulang secara mandiri di SPEL PLN yang tersedia di beberapa titik. (Mul/rif)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *