ads_hari_koperasi_indonesia_74

Risiko PTM Di Indonesia Tinggi, Prospek Bisnis Suplemen Jadi Peluang

Risiko PTM Di Indonesia Tinggi, Prospek Bisnis Suplemen Jadi Peluang

Jakarta, Hotfokus.com

Tidak hanya Covid 19, masyarakat Indonesia secara umum berisiko tinggi dapat terkena penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes, stroke, penyakit jantung, hipertensi, dan osteoporosis. Hal ini menyebabkan prospek bisnis suplemen kesehatan di Indonesia menjadi sebuah peluang besar.

Amway Head of Marketing and Communications, Dharmaparayana Sthirabudhi mengatakan prevalensi penyakit-penyakit tersebut memiliki tren yang selalu meningkat di Indonesia. Menurut Infodatin Kementerian Kesehatan tahun 2019, Indonesia menempati peringkat ke-7 negara dengan jumlah penderita Diabetes Melitus tertinggi di dunia.

“Kurangnya aktivitas fisik/olahraga, kurangnya asupan buah dan sayur, makanan tinggi lemak, kalori, dan natrium, minuman beralkohol, serta kebiasaan merokok adalah gaya hidup masyarakat Indonesia secara umum yang berisiko tinggi mengakibatkan penyakit tidak menular seperti diabetes, stroke, penyakit jantung, hipertensi, dan osteoporosis,” ujar
Dharmaparayana di acara Peluncuran New BodyKey Meal Replacement Shake by Nutrilite™, Rabu (12/1/2022).

Riskesdas 2018 menyatakan prevalensi hipertensi pada kelompok usia ≥18 tahun sebesar 34,1% dengan estimasi jumlah kasus hipertensi di Indonesia sebesar 63.309.620 orang, sedangkan angka kematian di Indonesia akibat hipertensi sebesar 427.218 kematian.

Sedangkan itu Content Creator dan Influencer Nutrisi, Diet dan Kebugaran Hansboling mengatakan, Pandemi Covid-19 juga dapat membuat masyarakat baik di dunia maupun Indonesia semakin sadar akan penting dan mahalnya kesehatan.

“Semua orang pasti mau memiliki gaya hidup sehat. Banyak yang akhirnya gagal sebelum mencoba karena merasa tantangannya banyak. Kesibukan yang padat, metabolisme yang menurun, fisik yang sudah lebih mudah capek, kerepotan dalam menyiapkan makanan dengan gizi seimbang, dan masih banyak lagi alasan lainnya,” pungkas dia. (DIN/RIF)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *