ads_hari_koperasi_indonesia_74

YLKI: Tidak Etis, Vaksinasi Berbayar Harus Ditolak!

YLKI: Tidak Etis, Vaksinasi Berbayar Harus Ditolak!

Jakarta, Hotfokus.com

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) memprotes adanya wacana soal vaksin Covid-19 berbayar. YLKI memandang, hal itu sangat tidak etis dan harus ditolak.

“Tetiba menyeruak adanya vaksin gotong royong yang berbayar, yang dijual di apotek apotek tertentu. Vaksin berbayar itu tidak etis, di tengah pandemi yang sedang mengganas. oleh karena itu, vaksin berbayar harus ditolak,” demikian disampaikan Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi di Jakarta, Minggu (11/7/2021).

Kebijakan tersebut, kata Tulus, bisa jadi hanya akan makin membuat masyarakat malas untuk melakukan vaksinasi. “Yang digratiskan saja masih banyak yang malas (tidak mau), apalagi vaksin berbayar,” tuturnya.

“Hal itu juga sudah pasti akan membingungkan masyarakat, mengapa ada vaksin berbayar, dan ada vaksin gratis. Dari sisi komunikasi publik sangat jelek,” sambungnya.

Vaksin berbayar, lanjut Tulus, juga bisa menimbulkan distrust pada masyarakat, bahwa yang berbayar dianggap kualitasnya lebih baik, dan yang gratis lebih buruk kualitasnya.

Di banyak negara, kata dia, justru masyarakat yang mau divaksinasi Covid-19, diberikan hadiah oleh pemerintahnya. “Ini dengan maksud agar makin banyak warga negaranya yang mau divaksin. Bukan malah disuruh membayar,” tegasnya.

Oleh karena itu, YLKI mendesak agar VGR berbayar untuk kategori individu dibatalkan. “Kembalikan pada kebijakan semula, yang membayar adalah pihak perusahaan, bukan individual,” pungkasnya. (SNU)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply