ads_hari_koperasi_indonesia_74

Kolaborasi dengan PIS, Anak Usaha PTK Dapat Ijin Usaha Dari Ditjen Hubla

Kolaborasi dengan PIS, Anak Usaha PTK Dapat Ijin Usaha Dari Ditjen Hubla

Jakarta, Hotfokus.com

PT Pertamina International Shipping (PIS) secara resmi menjadi pemilik saham atas PT Pertamina Trans Kontinental (PTK), setelah dikukuhkan sebagai subholding shipping dari Pertamina (Persero).

Menurut Corporate Secretary Pertamina International Shipping (PIS), Arief Sukmara, kolaborasi antar dua bisnis ini melahirkan pencapaian yang didapatkan oleh anak usaha PTK yaitu PT Peteka Karya Samudera (PKS) yang telah mendapatkan Izin Usaha Penanggulangan Pencemaran dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla).

Arief mengatakan, terintegrasinya bisnis PIS dan PTK turut memberikan dampak positif bagi lingkungan, tidak hanya pada sisi bisnis.
“Kami melihat hal ini sebagai awal yang baik untuk kedepannya dari kolaborasi dan koordinasi bersama. Dengan mengantongi izin dari Ditjen Hubla tersebut, pencapaian yang diterima PKS akan memberikan nilai tambah untuk PIS sebagai subholding shipping tentunya,” katanya.

Sebagai Badan Usaha Pelabuhan entitas dari PTK yang melakukan kegiatan usaha pergudangan dan penyimpanan, menurut Arief, PKS juga ikut menjalankan pengusahaan atau pengelolaan pelabuhan, termasuk yang berhubungan dengan kegiatan penanggulangan pencemaran khususnya di pelabuhan yang dikelola sendiri.

“Dengan adanya Izin Usaha Penanggulangan Pencemaran dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut tersebut maks PKS dapat melakukan kegiatan penanggulangan pencemaran di luar pelabuhan yang dikelola sendiri,” ujarnya.

Perizinan tersebut, lanjut dia, mengharuskan PKS memenuhi ketentuan di dalam Peraturan Menteri Perhubungan No 58 Tahun 2013 Tentang Penanggulangan Pencemaran di Perairan dan Pelabuhan, baik dari aspek kesiapan sarana/peralatan dan bahan Penanggulangan pencemaran antara lain memiliki Oil Boom, Skimmer, Temporary Storage, Sorbent, Dispersant dan peralatan pendukung lainnya dengan jumlah minimal sesuai ketentuan yang dipersyaratkan serta memiliki personil minimal yang bersertifikat IMO Level 1 dan IMO Level 2.

“Sebagai integrated marine logistics company, PIS tentunya tidak hanya mengelola bisnis perkapalan, namun termasuk juga pada skala logistik dan kepelabuhanan atau terminal. Dengan diterbitkan izin ini, turut menandakan peran baru PIS yang semakin kompleks,” papar Arief.

Sementara Corporate Secretary PT Pertamina Trans Kontinental (PTK, Frits Tommy H. Sibuea, mengatakan, bahwa PIS melalui PKS akan melakukan investasi sarana dan peralatan penanggulangan pencemaran sesuai kebutuhan teknis serta melakukan pelatihan untuk mencetak SDM handal dan kompeten guna menunjang kegiatan tersebut.

“Dari sini kami akan selalu berusaha semaksimal mungkin dalam menjalankan kegiatan bisnis dengan SDM handal dan kompeten, sehingga dapat menjadi penyokong perjalanan PIS sebagai perusahaan integrated marine logistics co,” pungkasnya.(RAL)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply