ads_hari_koperasi_indonesia_74

Menkes : Virus Varian Baru Kembali Ditemukan di Jawa Timur

Menkes : Virus Varian Baru Kembali Ditemukan di Jawa Timur

Jakarta, Hotfokus.com

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin memastikan bahwa virus varian baru yang berasal dari luar negeri kembali ditemukan di Indonesia. Virus baru tersebut merupakan varian dari jenis Covid-19 yang bermutasi.

Berdasarkan hasil trasing terhadap pasien Covid-19 atau yang kontak erat dengannya didapati ada dua virus varian baru dari Afrika Selatan yaitu SARS-CoV-2 dan dari Inggris yaitu B117. Dua tambahan kasus baru dari varian virus baru ini perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak.

“Sebab minggu lalu ditemukan kasus baru dari mutasi virus sebanyak dua kasus keduanya di Jawa Timur dimana mereka adalah pekerja migran. Perlu diketahui bahwa penularan dari varian baru ini lebih tinggi dan lebih cepat,” kata Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers virtual, Senin (17/5/2021).

Dengan penemuan kasus baru tersebut, Budi mengingatkan agar masyarakat terus mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan secara ketat demi mencegah tertular virus varian baru tersebut. Dia juga berharap kepada aparat dan pemerintah hingga level terbawah untuk mengefektifkan pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro. Hal ini penting dilakukan sebagai upaya pencegahan semakin meluasnya kasus baru.

“Sebagai kepala daerah mulai dari RT, Lurah, Bupati, Kapolda dan lainnya tolong PPKM mikro dijalankan secara efektif, testing dan trasingnya harus digiatkan. WHO (World Health Organization) sudah memberikan guidance bahwa perlu ada testing perminggu,” ulasnya.

Sementara itu terkait dengan langkah antisipatif adanya potensi lonjakan kasus Covid-19 paska libur lebaran, pemerintah sudah menyiapkan berbagai strategi. Diantaranya dengan terus menambah jumlah tempat tidur untuk isolasi dan perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit secara nasional. Kemudian juga menambah kapasitas ruang ICU serta menambah stok obat-obatan.

“Total tempat tidur tersedia untuk isolasi pasien covid saat ini ada 70 ribu dan terisi 20 ribu jadi masih ada buffer/ cadangan 50 ribu. Untuk ruang ICU seluruh Indonesia jumlahnya 7.500 untuk pasien Covid terisi 2.500, jadi kita masih punya kapasitas 200 persen dari tingkat keterisian sekarang,” pungkas Budi. (DIN/RIF)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply