ads_hari_koperasi_indonesia_74

Pelaku Usaha Bioskop Menjerit Tertekan Covid-19

Pelaku Usaha Bioskop Menjerit Tertekan Covid-19

Jakarta, Hotfokus.com

Pandemi Covid-19 memukul telak usaha bioskop di tanah air. Pemilik usaha hiburan ini rela harus merugi dan ditinggalkan penggemarnya lantaran kebijakan pemerintah yang melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) beberapa waktu lalu. Otomatis bioskop mendadak harus tutup operasionalnya demi mencegah penyebaran wabah.

Setelah sekian lama tutup operasionalnya, Ketua Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI), Djonny Syafrudin mengatakan bahwa saat ini sekitar 55 persen bioskop dari total sebanyak 407 unit yang siap beroperasi. Dipastikan semua bioskop yang buka akan dilakukan penegakan protokol kesehatan yang ketat.

“Selama 3 bulan bioskop dibuka tidak ada cluster yang terjadi penularan di bioskop. Ada beberapa faktor karena ketakutan, film banyak yang belum berani ke bioskop karena market lebih kecil, daya beli masyarakat,” kata Djonny dalam keterangannya, Jumat (8/1/2021).

Meski beberapa bioskop sudah buka, namun diakui bahwa minat masyarakat untuk datang menonton langsung masih sangat terbatas. Dia berharap agar pemerintah memperhatikan industri tersebut agar tidak semakin terpuruk. Dia menagih janji pemerintah yang menyatakan akan memberikan insentif. Namun nyatanya hingga saat ini janji tersebut belum terealisasi.

“Satu bioskop kerugiannya itu Rp150 juta sementara ada dengang-dengungnya bahwa nanti akan dibantu oleh pemerintah padahal nggak sama sekali ada bantuan. Padahal bioskop memberi pemasukan pendapatan asli daerah itu sudah 100 tahun lebih loh kita ini seperti pahlawan tanpa tanda jasa,” ujarnya.

Djonny menaruh harapan besar terhadap program vaksinasi yang akan dijalankan pemerintah. Dengan program ini diharapkan dapat mendorong masyarakat lebih percaya diri untuk melakukan berbagai aktivitas di luar rumah termasuk untuk menonton bioskop.

“Dengan adanya vaksin ini insyaallah akan memberi dampak positif kepada masyarakat untuk percaya diri. Vaksin memang membawa dampak yang positif bagi psikologis,” ujarnya. (DIN/rif)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply