ads_hari_koperasi_indonesia_74

Kutuk Aksi Brutal Suporter, BELAIN Ancam Geruduk Kedubes Malaysia

Kutuk Aksi Brutal Suporter, BELAIN Ancam Geruduk Kedubes Malaysia

Jakarta, Hotfokus.com

Sikap sportif suporter dalam kompetisi persepakbolaan antar bangsa dan negara mestinya memperkuat persahabatan dan solidaritas antar bangsa dengan mengalirkan dukungan pada masing-masing Timnas negaranya.

Menurut Direktur Bela Indonesia Gerakan Pilar Bangsa (BELAIN), Abdussalam Hehanussa, tindakan kekerasan yang dilakukan oleh suporter Malaysia terhadap suporter dan Tim Nasional (Timnas) sepakbola indonesia yang terjadi pada Selasa (19/11) lalu di Stadion Bukit Jalil, Malaysia merupakan tindakan tidak terpuji dalam dunia olahraga.

“Kami cinta damai tetapi tidak mentoleransi segala tindakan brutal terhadap bangsa kami. Kami akan mengadvokasi soal masalah-masalah yang menindaki rakyat kami. Kami akan duduki kedutaan Malaysia dengan ribuan pemuda,” kata Hehanussa dalam keterangan persnya yang diterima di Jakarta, Sabtu (23/11).

Pihaknya mengutuk aksi brutalisme suporter sepakbola Malaysia yang melakukan tindakan kriminal terhadap suporter dan pemain Timnas Sepakbola Garuda Indonesia. “Kami menuntut Menteri Luar Negeri (Menlu) dan Kapolri terlibat aktif mengadvokasi WNI yang menjadi korban di Malaysia sampai terciptanya keadilan hukum,” tegasnya.

BELA INDONESIA, kata dia, juga menyerukan kepada semua pencinta sepakbola Indonesia untuk aktif mengadvokasi dan mendukung aksi hukum dan diplomatik Menlu, Kapolri, dan Ketua Umum PSSI dengan semangat nasionalisme, heroik, dan damai, sampai terciptanya suasana perdamaian antara pihak Indonesia dengan Malaysia pasca insiden brutalisme suporter sepakbola Malaysia terhadap suporter Timnas Garuda.

“Kami BELA INDONESIA akan melakukan kampanye kepemudaan anti brutalisme sepakbola dan menggalang dukungan solidaritas patriotik heroik untuk Timnas sepakbola Indonesia dari semua ancaman brutalisme penonton sepakbola di seluruh event nasional maupun internasional,” pungkas Wakil Ketua DPP KNPI ini.

Seperti diketahui, pada laga tersebut ada suporter Timnas Indonesia yang terluka tangannya karena senjata tajam. Selain itu ada juga suporter lain yang juga mengalami hidung patah saat datang ke Stadion Bukit Jalil, Selasa 19 November 2019,  Video pengeroyokan suporter Timnas Indonesia itu pun sempqt viral di lini masa.

“Padahal setelah kejadian di Indonesia, September lalu sudah ada perjanjian kalau Malaysia bakal menjadi tuan rumah yang baik,” kata Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot Dewa Broto saat dihubungi wartawan.(RAL)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply