ads_hari_koperasi_indonesia_74

KKP Inginkan Tarif Impor Perikanan Jepang Turun

KKP Inginkan Tarif Impor Perikanan Jepang Turun

Jakarta, Hotfokus.com

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) menginginkan agar biaya ekspor komoditas kelautan dan perikanan nasional ke Jepang dapat diturunkan, melalui penurunan tarif impor Jepang terhadap komoditas perikanan dari Indonesia,  menjadi nol persen seperti yang dinikmati oleh sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara lainnya.

“Bea impor produk perikanan kita ke Jepang berbeda dengan bea impor dari Thailand dan Vietnam. Mereka bea impornya nol persen, sedangkan kita tujuh persen,” kata Sekretaris Jenderal KKP Nilanto Perbowo saat membuka acara Forum Investasi Bisnis Indonesia-Jepang di Kantor KKP, Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Menurut dia, kecemasan terhadap perbedaan tarif impor untuk komoditas ekspor perikanan Indonesia dibanding negara lainnya merupakan kecemasan para pemangku kepentingan nasional.

Nilanto berpendapat bahwa bila Indonesia mendapatkan tarif impor nol persen dari Jepang, maka akan sangat membantu kinerja sektor perikanan Jepang itu sendiri.

Apalagi, ia mengingatkan bahwa kondisi kawasan perairan Indonesia dinilai stoknya telah kembali pulih,  antara lain karena keberhasilan dalam pemberantasan penangkapan ikan ilegal.

“(Penurunan tarif  impor dari Indonesia ke Jepang) ini menjadi common concern (perhatian bersama) berbagai pihak, dan ini juga harus menjadi common ground'(dasar pemikiran bersama),” paparnya.

Ia juga menyinggung tentang eratnya hubungan Indonesia-Jepang yang telah berlangsung selama lebih dari 60 tahun, ironisnya ketika ada pengusaha swasta yang ingin mengekspor ke sana mendapatkan tarif tujuh persen.

Menurutnya, jika tarif tersebut diturunkan menjadi nol persen, maka investor Jepang yang telah menanamkan modal di Thailand dan Vietnam akan pindah berbondong-bondong ke Indonesia. “Mudah-mudahan kemitraan Jepang dan Indonesia terus meningkatkan hubungan yang sudah bagus ini,” tukasnya.

Lebih jauh ia berharap, agar acara forum investasi bisnis tersebut juga dapat semakin menggairahkan hubungan kemitraan perekonomian antara kedua negara.(ert)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply